Oh tulisanku

Sekilas melihat kembali tulisan-tulisanku dalam blog ini dan kemudian membandingkannya dengan karya penulis-penulis lain di blog mereka, ada rasa minder yang muncul. Malu rasanya membaca kembali tulisan yang awut-awutan : tidak adanya argumen besar tulisan yang hendak diusung, antar paragrafnya sering tidak nyambung, kata-kata yang dipakai terlalu “lebay” dan susah dipahami.  
Merasa malu bukan berarti harus berhenti untuk melakukan sesuatu. Malu adalah pertanda bahwa apa yang kita lakukan harus dirubah. Malu adalah perasaan baik yang melecutkan semangat untuk mengevaluasi, memperbaiki, dan mengembangkan diri untuk lebih baik lagi.
Hmm.. menulis yang baik memang tidak mudah. Membutuhkan latihan, ketekunan dan koreksi diri. Hasil tulisan kita harus berani dikoreksi dan dikritik demi kemajuan menulis kita. Namun menulis yang baik juga tidak terlalu sulit. Hanya membutuhkan kemauan untuk menulis. Kalau kita bilang terlalu sulit, jangan-jangan membuat pemakluman bagi kita untuk berhenti menulis. Menulis yang baik adalah menulis yang ada tulisannya. Percuma bukan kalau kita menganggap diri sudah menulis yang baik namun tak ada tulisan yang kita hasilkan.
Menulis adalah menyampaikan pendapat. Tidak hanya sebatas lisan, dengan tulisan pendapat kita akan lebih memiliki kekuatan dan meyakinkan. Apalagi apabila didukung dengan argumentasi yang tepat. Menulis adalah mengusulkan ide. Tidak hanya dengan lisan, dengan tulisan ide kita akan lebih memahamkan dan memperjelas. Menulis adalah menginspirasi. Harapan kita semua dengan menulis semoga bisa membuat orang lain terinspirasi dengan tulisan kita.
Buatku mungkin tarafnya yang simpel dulu, lah...menulis adalah memahamkan. semoga tulisanku bisa dipahami. Apa yang kuungkapkan bisa tersampaikan dengan baik. Apakah anda bisa memahami tulisanku?? Berikan komentar ya...

No comments: